Adu Sakti Prediksi Passing Grade PPDB SMA Kota Bandung 2017

Sebagaimana sudah menjadi tradisi di blog ini, setiap prediksi passing grade yang dimuat di sini, siapa pun pembuatnya, akan kita bandingkan dengan passing grade aslinya. Untuk PPDB SMA Jawa Barat 2017 di Kota Bandung, ada empat pemrediksi yang prediksinya akan kita cek, yakni:

Seberapa akurat prediksi mereka? Evaluasinya ada pada tabel berikut.

Adu sakti prediksi PG SMA Bandung 2017

RALAT: Pada gambar tertulis “PG sementara, seharusnya “PG akhir”.

Ada beberapa hal yang patut disimak dalam “adu sakti” edisi tahun ini.

Pertama, kedua prediksi “open source” mampu mengalahkan prediksi buatan bimbel dalam hal keakuratan. Ini adalah hal yang terjadi di luar dugaan saya pribadi, mengingat ini baru tahun kedua Pak Duddy mempublikasikan prediksinya dan ini baru tahun ketiga saya benar-benar serius mencari cara memprediksi passing grade, sedangkan bimbel besar seperti GO sudah barang tentu punya pengalaman bertahun-tahun. Ini menunjukkan bahwa prediksi bimbel bukan segalanya dan tidak selalu bisa 100% dipercaya.

Kedua, prediksi Bicara PPDB tahun ini memecahkan rekor prediksi PG terakurat se-Bandung yang pernah dipublikasikan. Rekor sebelumnya dipegang Ganesha Operation melalui prediksinya pada PPDB Kota Bandung 2012. Rata-rata error prediksi tersebut adalah 9.5 skala 400, atau 7.5 skala 400 jika prediksi MAN 1 dan MAN 2 tidak diikutkan. Prediksi Bicara PPDB tahun ini mencapai rataan error 6.98 skala 400.

Ketiga, perlu dicatat bahwa prediksi Bicara PPDB diupdate berkali-kali, dan versi finalnya baru tersedia di akhir hari keempat pendaftaran. Kesimpulannya, prediksi ini lumayan akurat namun Anda harus lama menunggu. Mengapa? Karena prediksi ini memerlukan informasi mengenai kuota, yang baru mulai “baleg” di hari keempat pendaftaran. Itu pun keesokan harinya ada perubahan kuota SMAN 2 Bandung.

Keempat, jika Anda tidak sabar menunggu, prediksi Duddy Arisandi mampu mencapai tingkat keakuratan yang kompetitif walaupun dibuat tanggal 17 AprilIni sangat mengagumkan mengingat bukan hanya prediksi tersebut dibuat sebelum PPDB jalur akademik dimulai, prediksi tersebut dibuat bahkan sebelum UN SMP dimulai! Saat ini saya masih mempelajari metode yang digunakan beliau, terutama setelah Pak Asep Iwan memberitahu saya bagaimana cara yang semestinya untuk membaca artikel Pak Duddy tersebut. Saran saya, perhatikan baik-baik blog beliau tahun depan. Prediksinya dapat dijadikan acuan awal yang sangat baik.

Saya hanya dapat membayangkan apa jadinya jika prediksi beliau diupdate sesuai informasi yang berkembang selama keberjalanan PPDB jalur akademik. Mungkin beliaulah yang akan memiliki prediksi terakurat dan memecahkan rekor GO tersebut.

Kelima, dari hasil adu sakti di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa kuota adalah faktor yang penting dalam membuat prediksi passing grade. Prediksi Pak Duddy dibuat berdasarkan informasi kuota yang tersedia saat itu (lihat di mana kotak-kotak yang diberi warna hijau di gambar tersebut berada), sedangkan prediksi saya terus diupdate sesuai informasi kuota yang terbaru hari demi hari hingga H-2 penutupan pendaftaran yang saya anggap deadline pembuatan prediksi.

Prediksi GO juga memperhatikan kuota, dan untuk mayoritas sekolah prediksi kuota mereka cukup akurat. Ini menandakan kekurangakuratan prediksi mereka terletak bukan pada input (dalam hal ini kuota), melainkan pada bagian proses itu sendiri.

Keenam, memegang data seluruh pendaftar PPDB sangatlah penting untuk dapat membuat prediksi passing grade yang akurat. Metode SCORE yang dikembangkan di Bicara PPDB memerlukan data pendaftar dalam bentuk yang sangat lengkap. Saat ini, tampaknya Pak David masih mencoba merekap data pendaftar seakurat mungkin bagi yang membutuhkannya untuk PPDB 2018.

Sementara itu, jika Anda membaca lengkap postingan Pak Duddy, Anda dapat melihat bahwa sebelum menuliskan prediksinya, beliau berbicara panjang lebar mengenai data pendaftar di berbagai sekolah berikut profilnya (berapa nilai UNnya, berapa jarak tempat tinggalnya, dari sekolah mana asalnya, dst.). Guess what? Ternyata pembahasan panjang lebar tersebut sangat vital bagi keakuratan prediksi beliau (yang mungkin akan menjadi yang terakurat andaikata rajin diupdate).

Ketujuh, peningkatan tajam keakuratan prediksi Pak Duddy menunjukkan kepada kita bahwa silakan kritik prediksinya, namun jangan sekali-kali mencemooh pembuat prediksinya. Tahun lalu, metode beliau masih sederhana dan sejak tahun 2014 sudah terindikasi tidak berfungsi dengan baik. Setahun kemudian, prediksi beliau sangat akurat untuk prediksi yang keluar sebelum UN SMP. Padahal saya sendiri sebelumnya berpendapat bahwa prediksi PG yang akurat tidak mungkin keluar sebelum pengumuman nilai UN.

Kedelapan, kita dapat mengamati bahwa prediksi Duddy Arisandi pada umumnya lebih akurat untuk SMA favorit (cek akurasi untuk SMAN 2, 3, 5, 8), sedangkan untuk sekolah nonfavorit keakuratan prediksi saya maupun Pak Duddy cenderung lebih berimbang. Mengingat saat backtesting terjadi hasil serupa (metode SCORE kalah akurat dalam “memprediksi” PG SMA favorit dibanding prediksi lain), tampaknya ke sanalah arah pengembangan metode ini selanjutnya: menyesuaikan implementasi metode ini untuk memprediksi PG SMA favorit.

Iklan

Passing Grade PPDB SMA Jawa Barat 2017 di Kota Bandung

Setelah melalui sejumlah penundaan dan drama yang tidak diperlukan, pada akhirnya PPDB SMA Jawa Barat 2017 ditutup juga, dan berikut adalah passing grade resmi yang tercantum di situs resmi PPDB Jawa Barat. Berikut arsipnya di Wayback Machine untuk jaga-jaga.

NOMOR NAMA SEKOLAH TOTAL KUOTA TOTAL PENERIMAAN SKOR TERTINGGI SKOR TERENDAH
1 SMAN 10 BANDUNG 229 229 357.5 302
2 SMAN 11 BANDUNG 169 169 363 337.5
3 SMAN 12 BANDUNG 179 179 369 333.5
4 SMAN 13 BANDUNG 180 180 349.5 274.5
5 SMAN 14 BANDUNG 187 187 354.5 312.5
6 SMAN 15 BANDUNG 192 192 360 297
7 SMAN 16 BANDUNG 235 235 332.5 278.5
8 SMAN 17 BANDUNG 184 184 359 267
9 SMAN 18 BANDUNG 184 184 344 263.5
10 SMAN 19 BANDUNG 163 163 368.5 281.5
11 SMAN 1 BANDUNG 210 210 368.5 339.5
12 SMAN 20 BANDUNG 171 171 377 345
13 SMAN 21 BANDUNG 178 178 332 265.5
14 SMAN 22 BANDUNG 212 212 362.5 322
15 SMAN 23 BANDUNG 184 184 353.5 309
16 SMAN 24 BANDUNG 198 198 389.5 345.5
17 SMAN 25 BANDUNG 204 204 367 291.5
18 SMAN 26 BANDUNG 147 147 354 273.5
19 SMAN 27 BANDUNG 160 160 364.5 266.5
20 SMAN 2 BANDUNG 207 207 380.5 356
21 SMAN 3 BANDUNG 172 172 401 375.5
22 SMAN 4 BANDUNG 173 173 376.5 346
23 SMAN 5 BANDUNG 190 190 376 360.5
24 SMAN 6 BANDUNG 200 200 355 300.5
25 SMAN 7 BANDUNG 173 173 354.5 314
26 SMAN 8 BANDUNG 230 230 401 362.5
27 SMAN 9 BANDUNG 214 214 372 295

Rekapitulasi PPDB SMA Jawa Barat 2017 Hari Keenam

Data pendaftar

NO NAMA SEKOLAH Kode TOTAL KUOTA JUMLAH PENDAFTAR Pilihan 1 Pilihan 2
1 SMAN 10 BANDUNG XR 229 875 410 465
2 SMAN 11 BANDUNG UR 169 676 438 238
3 SMAN 12 BANDUNG FR 179 553 329 224
4 SMAN 13 BANDUNG JR 180 647 322 325
5 SMAN 14 BANDUNG YR 187 699 374 325
6 SMAN 15 BANDUNG FS 192 603 361 242
7 SMAN 16 BANDUNG SR 235 892 355 537
8 SMAN 17 BANDUNG DS 184 699 287 412
9 SMAN 18 BANDUNG VR 184 760 289 471
10 SMAN 19 BANDUNG WR 163 706 269 437
11 SMAN 1 BANDUNG DR 210 768 478 290
12 SMAN 20 BANDUNG CS 171 639 342 297
13 SMAN 21 BANDUNG NR 178 810 228 582
14 SMAN 22 BANDUNG MR 212 772 429 343
15 SMAN 23 BANDUNG KR 184 695 325 370
16 SMAN 24 BANDUNG GR 198 516 380 136
17 SMAN 25 BANDUNG PR 204 645 336 309
18 SMAN 26 BANDUNG RR 147 520 194 326
19 SMAN 27 BANDUNG HR 160 700 331 369
20 SMAN 2 BANDUNG BS 207 480 376 104
21 SMAN 3 BANDUNG ER 172 336 317 19
22 SMAN 4 BANDUNG ES 173 480 367 113
23 SMAN 5 BANDUNG LR 190 608 439 169
24 SMAN 6 BANDUNG QR 200 939 455 484
25 SMAN 7 BANDUNG AS 173 861 364 497
26 SMAN 8 BANDUNG TR 230 566 450 116
27 SMAN 9 BANDUNG ZR 214 711 409 302
Total 5125 18156 9654 8502

Hasil seleksi dan passing grade sementara

NOMOR NAMA SEKOLAH TOTAL KUOTA TOTAL PENERIMAAN SKOR TERTINGGI SKOR TERENDAH
1 SMAN 10 BANDUNG 229 229 357.5 292.5
2 SMAN 11 BANDUNG 169 169 362 334.5
3 SMAN 12 BANDUNG 179 179 369 329.5
4 SMAN 13 BANDUNG 180 180 349.5 270.5
5 SMAN 14 BANDUNG 187 187 354.5 306.5
6 SMAN 15 BANDUNG 192 192 360 294
7 SMAN 16 BANDUNG 235 235 315.5 263.5
8 SMAN 17 BANDUNG 184 184 359 262.5
9 SMAN 18 BANDUNG 184 184 339.5 259
10 SMAN 19 BANDUNG 163 163 368.5 277.5
11 SMAN 1 BANDUNG 210 210 368.5 338
12 SMAN 20 BANDUNG 171 171 377 342
13 SMAN 21 BANDUNG 178 178 313.5 248
14 SMAN 22 BANDUNG 212 212 360.5 315
15 SMAN 23 BANDUNG 184 184 353.5 300.5
16 SMAN 24 BANDUNG 198 198 389.5 344.5
17 SMAN 25 BANDUNG 204 204 367 282
18 SMAN 26 BANDUNG 147 147 354 263
19 SMAN 27 BANDUNG 160 160 364.5 260.5
20 SMAN 2 BANDUNG 207 207 380.5 356
21 SMAN 3 BANDUNG 172 172 401 375.5
22 SMAN 4 BANDUNG 173 173 376.5 344.5
23 SMAN 5 BANDUNG 190 190 376 360.5
24 SMAN 6 BANDUNG 200 200 355 295.5
25 SMAN 7 BANDUNG 173 173 354.5 307.5
26 SMAN 8 BANDUNG 230 230 401 363
27 SMAN 9 BANDUNG 214 214 372 291

Perbandingan prediksi PG

Adu sakti prediksi PG, hari minggu 0959

Mengingat informasi dari situs resmi bahwa pengolahan data dan update masih berlangsung, rekapitulasi ini pun masih bersifat sementara.

(Awal/Akhir)* Sebuah Era

Tanpa terasa, pendaftaran PPDB Kota Bandung 2017 dan PPDB SMA/SMK Jawa Barat 2017 sudah ditutup. Sekarang adalah waktunya memanjatkan doa dengan penuh pengharapan, mudah-mudahan hasil PPDB 2017 adalah hasil yang terbaik. Tanpa terasa, kebersamaan kita di blog ini juga akan berakhir. Saya Taufiq A. Utomo memohon maaf atas semua kesalahan yang pernah saya perbuat kepada Anda, baik kesalahan yang saya sadari maupun yang tidak sadari.

Pertama-tama, mohon maaf atas berkurangnya keaktifan saya pada musim PPDB 2017 dibanding musim PPDB 2016. Apa sebab? Kini saya sudah punya pekerjaan tetap, sehingga waktu yang saya punya untuk aktif di sini pun menjadi berkurang. Pada musim sebelumnya (PPDB 2016) saya adalah pengangguran, sedangkan musim sebelumnya lagi (PPDB 2015) saya adalah mahasiswa yang pada libur semester biasanya memiliki banyak waktu luang.

Dengan demikian, terbuka kesempatan bagi siapa pun yang hendak turut berkontribusi menjadi admin/editor/author/kontributor blog ini pada PPDB 2018, asalkan:

  • Memiliki panggilan jiwa, sebab ini bukan sebuah pekerjaan yang memberi bayaran
  • Memiliki waktu luang yang memadai pada bulan Mei hingga Juli 2018
  • Dapat menulis artikel (tidak harus bagus-bagus amat seperti wartawan atau pujangga), dibuktikan dengan mengirim artikel (atau memposting di tempat lain) sepanjang minimal 700 kata (disarankan 900 – 1.200) mengenai PPDB
  • Sabar menghadapi pertanyaan siswa dan orangtua siswa peserta PPDB 2018
  • Domisili Jabar, diutamakan Bandung/sekitarnya

Catat bahwa syarat ini diurut berdasarkan prioritas.

Selain itu, terimakasih kepada para pembaca yang mampu mengisi celah-celah yang saya tidak mampu isi dengan menyampaikan komentar bermanfaat. Tidak hanya itu, Anda juga entah bagaimana mampu memberikan informasi yang tidak dirilis sumber resmi seperti sebaran nilai UN dan prediksi passing grade dari dua bimbingan belajar ternama yang biasanya merupakan konsumsi orang dalam. Pendek kata, kalian luar biasa!

Kemudian, seperti judul artikel ini, ini merupakan (awal/akhir)* sebuah era dalam PPDB. Mengapa ada kurung dan tanda bintang? Karena ini bisa awal dan bisa akhir sebuah era, coret yang tidak perlu. Maksudnya apa? Ada beberapa hal yang terlihat mulai bersemi, namun ada hal lain yang terlihat makin layu.

Yang pasti, ini adalah awal era PPDB SMA/SMK diatur pemerintah provinsi. Pola pikir yang berkembang sekarang adalah tidak ada lagi istilah kuota luar kota; pendaftar bebas memilih sekolah antar kota dalam provinsi. Dahulu, kuota luar kota diadakan dengan dalih sekolah di dalam kota adalah untuk pendaftar dari dalam kota. Jika kali ini kuota itu dihapus, berarti dalih tersebut tidak valid lagi. Lalu apakah pemberlakuan kuota luar provinsi memiliki alasan yang dapat dibenarkan?

Kemudian, ini bisa jadi awal era statistika pada proses pemilihan sekolah dalam PPDB. Dalam beberapa tahun belakangan, blog ini dan blog Duddy Arisandi telah memulai kajian prediksi PPDB dan pemilihan sekolah dalam PPDB dengan didasarkan pada statistika. Secara bertahap, siswa dan orangtua siswa tidak lagi asal mendaftar berdasarkan feeling semata, namun juga menggunakan perhitungan sebaik mungkin sesuai kemampuan masing-masing.

Perlahan-lahan, kajian semacam ini dan prediksi “open source” dari sumber-sumber seperti ini mulai menjadi alternatif dibandingkan rekomendasi bimbel. Tidak seperti prediksi dan rekomendasi bimbel yang cenderung turun dari sononya tanpa jelas asal usulnya, sekarang mulai tersedia prediksi yang dijelaskan lengkap dengan metode yang digunakan dan dasar berpikirnya. Hasil sementara menunjukkan bahwa prediksi saya maupun saudara Duddy boleh diadu dengan bimbel sekelas GO atau Daniel, namun kita masih menunggu pengumuman resmi passing grade untuk adu sakti prediksi PG.

Tetapi di lain pihak, ada kemungkinan ini akhir era keterbukaan data. Sepanjang tahun ini, tidak ada publikasi resmi mengenai sebaran nilai UN maupun USBN seperti tahun sebelumnya. Padahal data ini sangat diperlukan bagi siswa dan orangtua siswa yang hendak membandingkan nilai yang mereka peroleh dengan nilai siswa lain sehingga peluang kelolosan dapat diperkirakan. Selain itu, untuk PPDB SMA, hasil jalur nonakademik juga tidak tersedia dan di samping itu, data tiap pendaftar pun tidak tersedia secara lengkap, hanya standar minimal saja.

Nampaknya pola pikir yang ada sekarang di sisi penyelenggara PPDB adalah dimunculkannya data-data terkait PPDB masih sebatas untuk memenuhi asas transparansi dan akuntabilitas, bukan untuk membantu siswa dan orangtua siswa memilih sekolah. Selama hal itu masih terjadi, maka jangan heran jika setiap tahun akan ada ribuan siswa dan orangtua siswa yang tertunduk lesu setiap tahunnya karena salah memilih sekolah.

Ketiga, seiring diterapkannya Permendikbud nomor 17 tahun 2017, tahun ini juga menjadi awal era zonasi dalam proses PPDB dan mungkin juga berakhirnya era nilai UN sebagai penentu seleksi. Apa itu era zonasi? Yaitu era ketika posisi (tempat tinggal) menentukan prestasi. Lolos tidaknya seseorang ke sekolah yang dituju didasarkan kepada jarak tempat tinggal ke sekolah. Walaupun kebijakan ini bukan tanpa kontroversi, nampaknya Mendikbud akan jalan terus. Jangan heran jika harga rumah dekat sekolah yang secara tradisi menjadi sekolah favorit dapat melambung selangit.

Muncul sebuah pertanyaan: apa alasan yang dapat dibenarkan untuk diadakannya zonasi? Jika kita memperhatikan contoh kasus penghapusan kuota luar kota, dalih “sekolah di dalam kota ada untuk siswa dalam kota” tidak valid lagi. Lantas, apakah dalih “sekolah di suatu tempat ada untuk siswa di sekitar tempat tersebut” valid? Argumen bantahan sangat saya hargai.

Kedepannya, ada kecenderungan era pendaftaran online sudah di depan mata. Eksperimen tahun ini di Jawa Barat memang belum berhasil, namun tahun depan mereka punya waktu setahun untuk memperbaiki kesalahan yang mereka lakukan dan menjadikan PPDB yang fully online dari pendaftaran sampai pengumuman. Kuncinya, data kependudukan dan data pokok pendidikan harus bisa terintegrasi dengan sempurna serta server PPDB harus mampu menangani traffic yang sangat tinggi sepanjang musim PPDB. Kalau itu bisa diwujudkan, mau PPDB online se-Indonesia pun tidak akan jadi masalah.

Akhirnya, tapi bukan yang terakhir, mudah-mudahan ini bukan akhir era penyelenggara PPDB membuka masukan dari masyarakat. Tidak seperti tahun sebelumnya, tahun ini tidak ada kesempatan masyarakat luas memberi masukan bagi peraturan PPDB Kota Bandung 2017 maupun PPDB Jawa Barat 2017. Memang ada FGD, namun yang diundang FGD hanya secuil elemen masyarakat. Apakah orangtua siswa (yang tidak diundang FGD) merasa terwakili oleh keberadaan Forum Orang Tua Siswa alias Fortusis (yang diundng FGD), misalnya?

Tak hanya itu, forum tanya yang biasanya ada setiap tahun pun kini tidak ada lagi. Walaupun hanya sebatas berisi komentar Facebook, namun suka tidak suka itu salah satu dari sedikit alternatif bagi masyarakat “biasa” untuk menuangkan isi pikirannya terkait keberjalanan proses PPDB. Mereka tidak diikutkan dalam perumusan aturan, tidak diberi kesempatan memberi saran, belum tentu terwakili oleh para peserta FGD, namun harus mengikuti aturan yang belum tentu mereka anggap adil.

Jika ada kesimpulan dari artikel ini, kesimpulan tersebut adalah PPDB 2017 sangat berbeda dengan PPDB 2016, dan jangan heran apabila PPDB 2018 akan sangat berbeda dengan PPDB 2017. Selamat kembali ke kehidupan Anda masing-masing, dan selamat menempuh tahun ajaran baru.

Rekapitulasi PPDB SMA Jawa Barat 2017 Hari Kelima

Data pendaftar

NO NAMA SEKOLAH Kode TOTAL KUOTA JUMLAH PENDAFTAR Pilihan 1 Pilihan 2
1 SMAN 10 BANDUNG, KOTA BANDUNG XR 229 783 374 409
2 SMAN 11 BANDUNG, KOTA BANDUNG UR 169 582 386 196
3 SMAN 12 BANDUNG, KOTA BANDUNG FR 179 465 269 196
4 SMAN 13 BANDUNG, KOTA BANDUNG JR 180 572 298 274
5 SMAN 14 BANDUNG, KOTA BANDUNG YR 187 586 305 281
6 SMAN 15 BANDUNG, KOTA BANDUNG FS 192 537 328 209
7 SMAN 16 BANDUNG, KOTA BANDUNG SR 235 666 243 423
8 SMAN 17 BANDUNG, KOTA BANDUNG DS 184 614 249 365
9 SMAN 18 BANDUNG, KOTA BANDUNG VR 184 640 245 395
10 SMAN 19 BANDUNG, KOTA BANDUNG WR 163 608 217 391
11 SMAN 1 BANDUNG, KOTA BANDUNG DR 204 620 377 243
12 SMAN 20 BANDUNG, KOTA BANDUNG CS 171 509 271 238
13 SMAN 21 BANDUNG, KOTA BANDUNG NR 178 603 174 429
14 SMAN 22 BANDUNG, KOTA BANDUNG MR 212 597 322 275
15 SMAN 23 BANDUNG, KOTA BANDUNG KR 184 626 283 343
16 SMAN 24 BANDUNG, KOTA BANDUNG GR 198 471 352 119
17 SMAN 25 BANDUNG, KOTA BANDUNG PR 204 500 254 246
18 SMAN 26 BANDUNG, KOTA BANDUNG RR 147 494 186 308
19 SMAN 27 BANDUNG, KOTA BANDUNG HR 160 668 315 353
20 SMAN 2 BANDUNG, KOTA BANDUNG BS 207 398 310 88
21 SMAN 3 BANDUNG, KOTA BANDUNG ER 172 312 294 18
22 SMAN 4 BANDUNG, KOTA BANDUNG ES 170 414 318 96
23 SMAN 5 BANDUNG, KOTA BANDUNG LR 190 522 387 135
24 SMAN 6 BANDUNG, KOTA BANDUNG QR 200 693 289 404
25 SMAN 7 BANDUNG, KOTA BANDUNG AS 173 695 284 411
26 SMAN 8 BANDUNG, KOTA BANDUNG TR 230 520 411 109
27 SMAN 9 BANDUNG, KOTA BANDUNG ZR 214 511 327 184
Total 5116 15206 8068 7138

Hasil seleksi dan passing grade sementara

NOMOR NAMA SEKOLAH TOTAL KUOTA TOTAL PENERIMAAN SKOR TERTINGGI SKOR TERENDAH
1 SMAN 10 BANDUNG 229 229 357.5 283
2 SMAN 11 BANDUNG 169 169 362 327
3 SMAN 12 BANDUNG 179 179 369 317
4 SMAN 13 BANDUNG 180 180 349.5 260.5
5 SMAN 14 BANDUNG 187 187 354.5 290.5
6 SMAN 15 BANDUNG 192 192 360 283.5
7 SMAN 16 BANDUNG 235 235 315.5 249.5
8 SMAN 17 BANDUNG 184 184 359 252.5
9 SMAN 18 BANDUNG 184 184 337.5 250
10 SMAN 19 BANDUNG 163 163 368.5 267.5
11 SMAN 1 BANDUNG 204 204 368.5 328.5
12 SMAN 20 BANDUNG 171 171 377 330.5
13 SMAN 21 BANDUNG 178 178 313.5 233.5
14 SMAN 22 BANDUNG 212 212 359.5 301.5
15 SMAN 23 BANDUNG 184 184 353.5 288.5
16 SMAN 24 BANDUNG 198 198 389.5 340
17 SMAN 25 BANDUNG 204 204 344.5 259
18 SMAN 26 BANDUNG 147 147 354 262
19 SMAN 27 BANDUNG 160 160 364.5 260
20 SMAN 2 BANDUNG 207 207 380.5 348
21 SMAN 3 BANDUNG 172 172 401 374.5
22 SMAN 4 BANDUNG 170 170 376.5 339
23 SMAN 5 BANDUNG 190 190 378.5 356.5
24 SMAN 6 BANDUNG 200 200 355 269
25 SMAN 7 BANDUNG 173 173 354.5 292
26 SMAN 8 BANDUNG 230 230 401 360
27 SMAN 9 BANDUNG 214 214 372 271

Perbandingan prediksi PG

Adu sakti prediksi PG, hari kelima 2149

RALAT: Gambar perbandingan prediksi diupdate lagi karena salah ketik PG sementara SMAN 9 dari 271 jadi malah 261. Namun PG sementara sekolah lain ada yang berubah 0,5 – 1 poin.

Panduan Singkat PPDB 2017

Tanpa terasa, PPDB SD, SMP, SMA, dan SMK di Kota Bandung (dan seluruh Jawa Barat untuk SMA dan SMK) akan dimulai Senin ini. Jika Anda tidak punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti PPDB 2017 dan hingga saat ini masih kesulitan mencari tempat bertanya (mengingat akun resmi di media sosial acapkali sunyi), mudah-mudahan artikel ini akan membantu Anda.

Bagi Anda yang baru memulai persiapan sekarang, segera unduh dan baca peraturan PPDB dengan baik. Yang mana yang dibaca? Tergantung jenjang apa yang Anda ikuti.

Jika Anda tidak punya cukup waktu untuk membaca setiap halaman, utamakan membaca halaman-halaman berikut:

  • Untuk peserta PPDB SD Kota Bandung 2017, utamakan membaca halaman 2 dan 3 dari petunjuk teknis serta halaman 1, 2, 15, dan 22 dari lampiran. Jika diperlukan (baca: perlu mengajukan pengaduan), baca juga halaman 7 dan 8 dari petunjuk teknis dan halaman 26 dari lampiran. Total hanya 6 – 9 halaman. Poster berikut juga mungkin akan membantu:
    18813593_1371104742938089_2352316072636742632_n
  • Untuk peserta PPDB SMP Kota Bandung 2017, utamakan membaca halaman 3 – 7 dari petunjuk teknis; halaman 2, 21, dan 22 dari lampiran; serta halaman 11 dari perwal. Jika diperlukan (baca: perlu mengajukan pengaduan), baca juga  halaman 8 dari petunjuk teknis dan halaman 26 dari lampiran. Poster-poster berikut juga mungkin akan membantu:
    18767584_1370732439641986_496532613399560122_n18882155_1370732379641992_2383678703887485669_n
    18839040_1370732509641979_4653874408496346321_n
  • Untuk peserta PPDB SMA Jawa Barat 2017, utamakan membaca halaman 6 – 13, 19, dan 22 dari petunjuk teknis. Jika diperlukan (baca: perlu mengajukan pengaduan), baca juga halaman 14 – 15. Total hanya 10 – 12 halaman. Poster berikut juga mungkin membantu:
    sma20jalur20akademik
  • Untuk peserta PPDB SMK Jawa Barat 2017, utamakan membaca halaman 27 – 31, 37, 46, dan 47 dari petunjuk teknis. Jika diperlukan (baca: ada kesalahan teknis atau Anda merasa diperlakukan tidak adil), baca juga halaman 33. Total hanya 8 – 9 halaman. Poster berikut juga mungkin membantu (namun tanggalnya diralat: pendaftaran 3 – 8 Juli, pengumuman hasil seleksi 10 Juli, dan daftar ulang 11 – 13 Juli).
    smk20jalur20akademik

 

Di luar itu semua, ada beberapa hal yang akan Anda butuhkan dalam menjalani PPDB 2017 namun tidak ditulis di dokumen peraturan yang disebutkan di atas, antara lain:

Pendaftaran PPDB SMA tidak online

Berkaca pada kesemrawutan PPDB SMA Jawa Barat 2017 jalur nonakademik, kini pendaftaran jalur akademik tidak lagi online. Pendaftaran dilakukan ke sekolah pilihan 1 dengan membawa syarat yang diperlukan, sebagaimana tertera pada alur PPDB akademik SMA yang tersedia di situs resmi:

alur_ppdb_akademik_sma

Mengukur jarak dari rumah ke sekolah

Yang dimaksud jarak pada PPDB adalah jarak garis lurus, bukan jarak tempuh. Jadi, Anda tidak perlu menyalakan mesin kendaraan Anda dan membaca odometer untuk mengukur jarak dari rumah ke sekolah pilihan. Untuk mengukur jarak garis lurus dari rumah ke sekolah, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut. Namun mengingat tidak ada data dari sumber resmi mengenai koordinat yang digunakan setiap sekolah pada PPDB 2017, pengukuran sebagaimana dicontohkan pada tautan tersebut hanya perkiraan saja; hasil sebenarnya dapat berbeda beberapa meter. Selagi kita masih membahas jarak….

Latitude dan longitude

Dalam bahasa Indonesia, latitude = lintang (positif: lintang utara, negatif: lintang selatan) dan longitude = bujur (positif: bujur timur, negatif: bujur barat). Kedua angka ini akan diperlukan oleh sistem online untuk menghitung jarak dari rumah ke sekolah. Untuk mendapatkan latitude dan longitude dari tempat tinggal Anda:

  1. Buka Google Maps
  2. Cari letak rumah Anda. Untuk contoh ini, kita gunakan alamat rumah di sekitar Jalan Asmarandana, di belakang Hotel Horison (ini hanya contoh saja, bukan alamat rumah saya)
  3. Setelah Anda menemukan rumah Anda, klik kiri, lalu lihat ke bagian bawah layar.

  4. Di kotak kecil tersebut, tercantum dua angka. Angka pertama adalah latitude, dan angka kedua adalah longitude. Dalam hal ini, latitude rumah tersebut adalah -6.935696 dan longitude rumah tersebut adalah 107.626931.

Mekanisme seleksi PPDB SMP

Video di bawah ini adalah penjelasan terbaik mengenai proses seleksi PPDB SMP Kota Bandung 2017 jalur akademik.

Berapa passing grade SMP negeri di Kota Bandung? Berapa passing grade SMA dan SMK negeri di Jawa Barat?

Untuk menjawab pertanyaan seperti ini, kita mesti memahami dulu makna dari passing grade. Apa itu passing grade? Dalam proses PPDB, passing grade adalah skor yang dimiliki pendaftar yang diterima di peringkat terakhir pada proses PPDB. Jadi, agar kita tahu passing grade sebuah sekolah, kita mesti tahu:

  • Daftar siswa yang diterima di sebuah sekolah pada proses PPDB;
  • Skor tiap pendaftar yang diterima; dan
  • Dari semua skor tersebut, passing grade adalah skor yang terkecil.

Apa artinya? Agar kita tahu passing grade, kita harus bisa mengetahui siapa saja yang diterima di sebuah sekolah dan berapa skornnya. Ini tidak akan ketahuan andaikata PPDB belum selesai, karena daftar siswa yang diterima baru akan sah ketika PPDB selesai. Kesimpulannya, passing grade yang asli bin resmi tidak akan diketahui sampai PPDB selesai.

Lantas, kalau kita tidak tahu passing grade, bagaimana mendaftarnya? Kita kan butuh kepastian sebelum mendaftar.

Supaya kita memiliki gambaran mengenai peluang kita diterima dalam PPDB online, ada beberapa alternatif yang bisa kita lakukan:

  1. Lihat passing grade PPDB tahun sebelumnya. Passing grade PPDB Kota Bandung 2016 jenjang SMP dan SMA serta jenjang SMK dapat dilihat pada tautan-tautan barusan. Namun perlu dicatat bahwa perubahan aturan pada PPDB 2017 (terutama penggunaan nilai rapor untuk PPDB SMP tahun ini) dapat memperburuk keakuratan passing grade PPDB 2016 sebagai gambaran untuk tahun 2017.
  2. Lihat prediksi passing grade yang beredar. Untuk tahun ini, ada setidaknya tiga pemrediksi yang mengeluarkan prediksi passing grade PPDB SMA 2017 di Kota Bandung: Ganesha Operation, Rumah Belajar Daniel, dan blog ini sendiri. Silakan dianalisis, kira-kira prediksi siapa yang akan lebih akurat mengingat ketiga prediksi ini terpaut jauh satu sama lain. Sementara itu, belum ada pemrediksi yang merilis prediksi passing grade PPDB SMP maupun SMK, mungkin dikarenakan adanya tanda-tanda PPDB kedua jenjang ini akan sulit diprediksi.
  3. Wait and see. Pantau terus data pendaftar, hasil seleksi, dan passing grade sementara yang terbentuk hari demi hari. Orangtua siswa yang berpengalaman akan memberitahu Anda bahwa memantau hari demi hari saja tidak cukup; ada yang melakukannya puluhan kali sehari. Jika memungkinkan, copy-paste data pendaftar dan hasil seleksi sementara yang terpampang di web karena data tersebut bisa tiba-tiba hilang dari web saat Anda membutuhkannya. Setelah Anda yakin dengan pilihan Anda, barulah Anda mendaftar. Biasanya rasa yakin ini baru akan muncul di 1 – 2 hari terakhir.
  4. Buat prediksi Anda sendiri. PPDB biasanya menjadi periode di mana semua orang mendadak menjadi ahli statistika, atau setidaknya penggila statistika. Sebagai panduan, Anda akan membutuhkan sekurang-kurangnya data passing grade dan sebaran nilai UN tahun-tahun sebelumnya. Data-data tersebut dapat dicari dengan menggunakan fitur pencarian di blog ini. Usahakan metode yang Anda buat memiliki dasar matematika yang masuk akal karena jika tidak, kemungkinan besar prediksi tersebut akan melenceng.

Mengingat keterbatasan ruang (saya tidak mau guide ini berpuluh-puluh halaman), panduan ini hanya menunjukkan apa saja yang harus Anda baca dan di mana Anda bisa mendapatkannya, alih-alih menulis ulang semua hal yang perlu Anda baca ke dalam satu artikel. Jika ada hal yang belum Anda pahami, silakan bertanya via komentar.

Akhir kata, selamat mendaftar!

Dan sebelum Anda berkomentar, ya, singkat itu relatif. Saya membandingkannya dengan peraturan resmi yang tebalnya berpuluh-puluh halaman.

Prediksi Passing Grade PPDB SMA Kota Bandung 2017 versi Rumah Belajar Daniel

DISCLAIMER: Jangan melanjutkan membaca kecuali Anda sudah membaca disclaimer. Ini hanya prediksi passing grade PPDB SMA Kota Bandung 2017 dan bukan passing grade sesungguhnya. Nilai PG sesungguhnya dapat lebih tinggi, sama dengan, atau lebih rendah dari yang diprediksikan. Saya maupun pemrediksi tidak bertanggung jawab atas risiko penggunaan prediksi ini, risiko tersebut ditanggung sepenuhnya oleh pengguna.

Di saat kaum Muslim se-Indonesia bahkan sedunia sedang merayakan hari raya Idulfitri, seorang pembaca bernama Mira memberikan informasi mengenai prediksi passing grade PPDB SMA Kota Bandung 2017 yang dikeluarkan Rumah Belajar Daniel. Bagi Anda yang sudah tidak sabar untuk membaca, berikut prediksi yang dimaksud.

Baca lebih lanjut